Peran Penting Attitude di Dalam Dunia Kerja

Persaingan dalam dunia kerja yang semakin ketat dari tahun ke tahun membuat setiap orang harus mempersiapkan dirinya sebaik mungkin dalam menghadapi dunia kerja. Perubahan akan permintaan sumber daya yang ada berubah sangat cepat dan dinamis. Setiap karyawan tidak hanya dituntut untuk memiliki knowledge danskill yang mumpuni, tetapi juga harus mememiliki attitude yang baik. Berdasar hasil survey Nasional Assosiation of Colleges and Employers USA (2002) terhadap 457 pimpinan perusahaan menyatakan bahwa Indeks Kumulatif Prestasi (IPK) bukanlah hal yang dianggap penting dalam dunia kerja. Kemampuan dalam menghadapi situasi dengan baik dan cerdas lebih diutamakan di dalam perusahaan karena pekerja dianggap mampu menyeimbangkan serta meningkatkan kinerja yang efektif baik individu maupun tim.

Attitude sangat mempengaruhi tingkat keberhasilan seseorang.Dari sebuah penelitian di Amerika, 90% kasus pemecatan yang terjadi disebabkan oleh perilaku buruk seperti tidak bertanggung jawab, tidak jujur, dan hubungan interpersonal yang buruk. Robert Hall International, sebuah perusahaan konsultan di San Francisco, meminta para vice president dan direktur-direktur sumber daya manusia dari 100 perusahaan terbesar di Amerika untuk menyebutkan satu alasan utama mereka memecat seorang pekerja. Ternyata alasan utama mereka memecat seorang pekerja adalah  tidak memiliki kompetensi (30%), ketidakmampuan bekerja sama dengan pekerja lain (17%), ketidakjujuran atau berdusta (12%), Sikap negatif (10%), kurang motivasi (7%), kegagalan atau menolak mengikuti perintah (7%), alasan lain-lain (8%). Walaupun persentase tertinggi adalah masalah kompetensi, tetapi masalah tebanyak alasan terjadinya pemecatan oleh perusahaan adalah maslah sikap atau attitude. The Carnegie Institute juga menganalisis catatan 10.000 orang dan menyimpulkan bahwa 15% kesuksesan berkaitan dengan pelatihan teknis dan 85% selebihnya adalah masalah kepribadian dan sikap. Attitude merupakan bawaan individu, yang terjadi akibat interaksi antara internal diri dan latar belakang lingkungan. Dengan attitude yang baik seorang pekerja cenderung lebih disukai oleh perusahaan. Hal ini sangat beralasan mengingat bahwa perusahaan menilai pembentukan dan penguasaan knowledge dan skill jauh lebih mudah bila dibandingkan dengan pembentukan karakter kepribadian atau attitude.

Attitude yang ditunjukan oleh pekerja dapat mencerminkan bagaimana perusahaan itu akan dikelola dan bagaimana sikap pekerja bila menghadapi permasalahan di dalam perusahaan. Sikap atau attitude menjadi peran penting bagi kemajuan perusahaan dimana sumber daya manusia merupakan asset terpenting bagi suatu perusahaan. Selain itu, karyawan suatu perusahaan juga dapat mencerminkan produk maupun brand image perusahaan tersebut. Bayangkan, bila attitude pekerja dan karyawan buruk, tentu saja akan mempengaruhi bagaimana perusahaan terlihat dimata masyarakat dan mempengaruhi citra perusahaan. Perusahaan tentu tidak mau citra yang telah susah payah dibangun di depan mata masyarakat menjadi negative akibat attitude pekerjanya yang  tidak memenuhi standar.

Untuk itu, attitude perlu tetap dijaga. Attitude memiliki porsi yang cukup besar dalam penilaian yang dilakukan oleh departemen sumber daya manusia. Tidak dipungkiri kemampuan teknis dalam pekerjaan penting, namun tanpa sikap yang baik tidak ada alasan yang kuat bagi perusahaan untuk mempertahankan pekerjanya.

Sumber : https://www.kompasiana.com/herlyansri/peran-penting-attitude-di-dalam-dunia-kerja_54f9226ca33311a13d8b4ce5

 

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer

kartal Escort grup porno Porno Resim Maltepe Escort porno istanbul Escort

dizi izle